Selasa, 15 Januari 2013

Kisah Kolonel Sanders



Salah satu waralaba pertama dan paling sukses adalah Kentucky Fried Chicken (KFC). Kolonel Sanders, pendiri KFC, menjadi seorang multijutawan saat ia berhasil menjual waralaba KFC dan bumbu resep rahasianya kepada lebih dari 600 pemilik restoran pada tahun 1965. Hari ini, KFC adalah jaringan restoran ayam terbesar di dunia dan jaringan restoran cepat saji terbesar nomor tiga. Ada lebih dari 11.000 restoran di lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia. Namun, ide Kolonel Sanders untuk mewaralabakan resep ayamnya muncul hanya karena ia bangkrut pada usia 65 tahun, tidak punya uang untuk memulai sebuah restoran, dan terlalu tua untuk mendapatkan pekerjaan.

Semasa muda, Harland Sanders dipecat dari selusin pekerjaan (termasuk penjual asuransi) sebelum ia memulai restorannya sendiri di sebuah kota kecil, Corbin, negara bagian Kentucky, Amerika. Awalnya Sanders memiliki restoran kecil yang sukses, yang memasak untuk para pelancong lapar yang berhenti untuk mengisi bensin di kota kecilnya.

Selama 25 tahun Sanders mencari nafkah dengan restoran kecilnya, yang beroperasi di samping sebuah stasiun pengisian bahan bakar. Lalu, saat Sanders berusia 65 tahun, kesulitan melanda! Pemerintah membangun sebuah jalan tol yang mengalihkan para pengendara jalan untuk melewati kotanya. Ia kehilangan sebagian besar pelanggannya dan bisnisnya tutup. Bangkrut, hanya dengan uang $105 di tabungan, Sanders tampaknya telah kehilangan satu-satunya mata pencariannya.

Lalu ia memunculkan sebuah ide gila. Karena ia tidak punya uang untuk memulai sebuah restoran baru, ia akan membawa resep ayamnya yang terkenal dan 'menyewakan'-nya pada restoran-restoran yang sepi agar dapat meningkatkan bisnis mereka dengan resep populernya. Sebagai imbalan, Sanders akan menerima royalti 1 sen untuk setiap ayam yang terjual dengan menggunakan resepnya.

Sambil berkeliling dan tidur di mobilnya, Sanders menawarkan idenya kepada lebih dari 1.000 restoran di seluruh Amerika. Semua menolaknya, menyebut idenya sebagai hal paling konyol yang pernah mereka dengar. Namun, Kolonel menolak untuk menyerah. Ia terus mengetuk pintu-pintu sampai ada yang berkata ya.

Akhirnya, setelah 1.009 kata 'TIDAK', ia memperoleh kata 'YA'. Maka, lahirlah konsep waralaba! Restoran pertama yang menggunakan resepnya menjadi sangat sukses, sehingga dengan segera lusinan lalu kemudian ratusan restoran mendaftar untuk menggunakan resepnya.

Hasilnya, Kolonel Sanders tidak perlu bekerja sepanjang sisa hidupnya. Ia menghasilkan ratusan ribu dolar dalam bentuk royalti dari restoran-restoran itu dan menikmati hidupnya hingga usia 90 tahun, saat ia akan diingat sebagai pengusaha yang mendirikan kerajaan restoran terbesar di dunia. Sekali lagi, jika jalan raya itu tidak dibangun, Kolonel Sanders mungkin akan mandek di dapur restorannya yang berminyak, menyiapkan ayam gorengnya untuk mungkin beberapa lusin pelanggan sehari, selama 20 tahun lagi. Dan sebagai konsekuensinya, konsep waralaba mungkin tidak akan pernah ditemukan dan tentunya tidak akan ada restoran KFC di negara kita.



Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar